Quit or Wait?  Siapapun Bisa Kena Diabetes. 

Hai semua. Salam sehat dan damai sejahtera untuk kita semua.

Saya akhir-akhir ini sering merasa badan tidak sesegar seperti dulu. Mudah lapar dan lelah. Padahal tidur saya cukup. Makan saya juga sehat dan teratur. Melihat keadaan saya ini ibu saya tentu khawatir, atas sarannya saya rutin sejak bulan Januari lalu melakukan pengecekan gula darah saya. Syukurlah hasilnya baik. Tapi mengapa saya masih mengalami beberapa gejala seperti ada indikasi akan penyakit diabetes ya?

Berdasarkan pengalaman ini saya tentu ingin segera mencari tahu lebih lanjut kepada orang yang berkompeten di bidangnya.

Flyer undangan Prodia. Foto dokumen penulis.

 

Puji syukur hari Sabtu, 13 Mei 2017 lalu saya mendapat kesempatan untuk menghadiri Talkshow Wellness Prediabetes yang diadakan oleh Prodia dengan tema “Quit or Wait? Siapapun Bisa Kena Diabetes”. Pas banget nih tema hari ini. Sayang kalau tidak sediakan waktu luang dan melakukan ritual “Lazy Saturday” day di rumah saja. Karena kalau bukan untuk saya, setidaknya saya yakin pasti apa yang saya dapat hari ini akan bermanfaat bagi orang lain di sekitar saya.

Karena rumah saya cukup jauh, seperti biasa saya selalu berusaha datang awal ke setiap acara apapun agar tidak datang terlambat. Setibanya di sana saya menjadi peserta ke-5 yang hadir di lokasi pendafataran ulang, pertama karena saya salah masuk akses samping mall, seharusnya saya masuk melalui pintu karyawan, kedua karena saya tersasar di ruang pertemuan lain. Saya naik akses tangga eskalator yang berbeda,  naik dari samping Baskin & Robbins ice cream menuju lantai 4. Yang seharusnya saya naik eskalator samping dekat Eat & Eat.

Sesampai disana saya disambut hangat oleh staf pendaftaran, mendapat free foto di photo booth, kemudian segera parkir modis alias mencari posisi duduk depan di hall acara.

Saya peserta ke-5 yang hadir di tempat acara. Foto dokumentasi penulis.

Staf Prodia yang bertugas hari itu. Foto dokumentasi penulis.

Sebelum acara dimulai saya dipersilahkan untuk mendapat pengecekan gula darah gratis dan tensi darah. Setelah itu saya sempat mengelilingi beberapa booth seperti RS Mata Aini, Diabetasol, Nutrive Benecal, Beras Oridieata, Sebamed, dan Rausch.

Beberapa booth yang turut meramaikan acara. Foto dokumen pribadi.

Setelah itu kami dipersilahkan menikmati snack pagi dan cofee atau teh di sisi pintu masuk bagian luar hall.

Snack pagi suguhan dari Prodia. Foto dokumentasi penulis.

 

Tepat pukul 08.45 WIB acara dimulai Mba Rika selaku MC, membuka acara disambung kata sambutan oleh Ibu Tri Hastuti selaku Regional Marketing Manager Prodia kemudian ice breaking games agar kami bugar, mencari 4 sticker Prodia dibawah bangku tamu. Keempat tamu yang berhasil mendapatkan akan menerima kenangan hadiah merchandise dari Prodia dan dibawah ini mereka yang gesit dan 2 orang lainnya yang beruntung karena sticker tersebut memang berada di bangkunya. Selamat ya kepada yang beruntung. Ikutan senang seseruannya.

Tamu undangan yang beruntung saat games pembuka acara. Foto dokumentasi penulis.

Sebelum talkshow dimulai agar kami bugar, kami mengikuti zumba yang dipandu oleh instruktur Zumba bertaraf international bernama Mba Diana. Cek mini videonya Saat sesi zumba dipandu Mba Diana

Ihhh seru banget deh, saya kan tidak pernah ya ikut kelas beginian. Ternyata gerakan yang mudah bagi ibu dan bapak yang jauh lebih tua dari saya, saya ada dua tiga kali salah gerak, pada bagian awal. Tapi justru di situ serunya,  benar salah kami semua happy ketawa lepas. Gara-gara ikut ini jadi punya ide nih, selain olahraga jalan dan renang kegemaran saya. Sepertinya saya bakal senang ikut kelas Zumba. Dan kelas Mba Diana kalau tidak salah dengar ada kelasnya yang dekat area rumah saya. Yuhuuu.

Sehabis zumba, Moderator talkshow hari itu ibu dra. Herlina Soemitro sambil menunggu pembicara pertama hadir, mengisi dengan Mitos atau Fakta mengenai Diabetes.

Ada 7 pernyataan yang diberikan kepada kami tamu undangan yang hadir saat itu, Fakta atau Mitoskah ini? :
1. Diabetes adalah penyakit yang diturunkan oleh ibu ke setiap anak lelaki, atau oleh ayah ke setiap anak perempuan. Jawabnya : Mitos.  Diabetes ini adalah penyakit dengan faktor resiko,  jika salah satu orang tua penderita diabetes kenungkinan pola makan yang salah  akan ditiru si anak.

Mitos atau fakta pertama Diabetes. Foto dokumentasi penulis.

2. Diabetes itu penyakit orang tua.

Mitos atau fakta ke-2 Diabetes. Foto dokumen penulis.

 

Jawabannya:  Mitos. Diabetes Tipe 2. Banyak terjadi pada usia  lanjut akibat penurunan fungsi kelenjar pankreas. Namun saat ini banyak anak-anak dan dewasa yang mengalami ini.

3. Kegemukan adalah salah satu risiko terkena diabetes.

Mitos atau fakta ke-3. Foto dokumen penulis.

Jawabannya:  Fakta. Pria yang mempunyai lingkar pinggang>90 cm dan Wanita yang mempunyai lingkar pinggang>80 cm. Umumnya mempunyai kadar Kolestrol, Trigliserida lebih besar dari ambang batas normal. Sudah tentu beresiko terkena Diabetes.

4. Saya tidak sempat mencatat dan mengambil gambarnya. Saya langsung jelaskan pernyataan berikutnya ya.

5. Kadar gula diatas normal dapat menjadi normal.

 

Mitos atau fakta ke-5. Foto dokumentasi penulis.

 

Jawabannya:  Fakta. Bila orang yang terdeteksi Prediabetes tersebut,  segera mengambil tindakan merubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat. Hati-hati bila kita terdeteksi ini, kemungkinan bisa menjadi kembali Normal atau berubah menjadi Diabetes.

6. Saya juga tidak sempat mengambil gambar dan mencatat penjelasannya. Saya akan susulkan kemudian ya.

7. Buah adalah makanan yang sehat, karena itu boleh dikonsumsi sebanyak apapun yang kita mau.

Jawabannya:  Mitos. Karena tidak semua buah yang baik, bisa dikonsumsi oleh orang penderita penyakit tertentu. Mau tabu buah apa yang baik untuk penderita diabetes? Baca terus sampai akhir ya.


Diabetes Melitus.

Gejala, Faktor Resiko, Komplikasi dan Pencegahan.

dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, Narasumber pertama. Foto dokumen penulis.

dr.Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD membuka sesinya dengan bertanya adakah dari tamu undangan sudah mempunyai diagnosa penyakit diabetes, atau punya keluarga dengan penyakit diabetes. Rata-rata undangan di sisi kiri panggung, yang ditanya dokter saat itu tidak terdiagnosa terkena penyakit ini. Waktu ditanya mau tidak punya penyakit ini? Tentu jawabnya tidak ya.

Kalau kita tanya seluruh penduduk di dunia ini rata-rata merekapun bertanya mengapa penyakit ini sekarang di dunia semakin banyak. 387 juta orang dimuka bumi ini, 4,9 juta orang meninggal di tahun 2014 karena penyakit yang berhubungan dengan diabetes yaitu ginjal, jantung, darah tinggi, stroke, mata dan paru-paru.

7 Gejala Diabetes.

Sadari gejala Diabets Melitus dan segera konsultasi ke dokter.

1. Berat badan turun dratis. 

dr.Roy bilang sepertinya banyak tamu di aula acara banyak yang senang bila bisa turun berat badan. Tapi jangan senang dulu bila berat badan kita tiba-tiba bisa turun drastis.

Gejala diabetes melitus. Foto dokumentasi penulis.

2. Sering buang air kecil. Karena ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring dan menyerap kelebihan gula dalam darah. Satu-satunya cara tubuh kita akan membuang kelebihan gula itu dan akan dikeluarkan melalui urin. Tidak bisa lewat air mata maupun hingus.

3. Sering haus. Karena sering ke toilet, otomatis sering haus karena banyak cairan yang keluar.

4. Pandangan kabur. Ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi menarik cairan dari dalam jaringan tubuh termasuk dari lensa mata. Hal ini membuat pandangan mata penderita diabetes menjadi kabur. Sedikit intermezzo, dr.Roy berkata herannya pasien diabetes biar mata kabur, tapi bisa bedain mana yang uang kertas limapuluh ribuan dan yang seratus ribuan. Hehehe.

5. Mudah lelah.

Kondisi ini terjadi Karena ketidakmampuan insulin untuk membawa glukosa ke dalam sel sebagai sumber energi  membuat penderita diabetes Judah lelah.

6. Kesemutan.

7. Luka sulit sembuh.

Dari pertama kali diketahui gula darahn hiya naik, hingga timbul gejala itu perlu waktu 13-15 tahun. dr.Roy paling tidak suka bila menemukan pasien sudah datang dengan keluhan klasik (7 gejala) di atas. Pasien bingung mau ngobatinnya gimana, dokter lebih bingung lagi karena keadaannya sudah dimana-mana, karena itu temukanlah diabetes lebih dini. Jangan tunggu gejala, karena itu umumnya sudah terlambat.

Diabetes awalnya itu adalah karena adanya Resistensi Insulin, diikuti oleh ganguan kolestrol, ganguan hipertensi dan akhirnya gula darah naik kemudian timbul geaja-gejala baru,  di sini orang umumnya baru datang ke dokter.

Semua penyakit itu karena pembuluh darahnya tertutup. Jantung, stroke, borok yang tidak sembuh-sembuh. Dimana pembuluh tertutup di situ dia timbul gejala.

Kotoran menumpuk pembuluh darah. Foto dokumentasi penulis.

Kalau di ginjal tertutup dia jadi sakit pada ginjalnya.  Bila di kaki tertutup,  ia akan seperti ini.

Penderita Diabetes tipe 2 yang sudah terserang organ tubuh lain. Foto dokumentasi penulis.

Bila di mata akan menjadi seperti gambar dibawah ini. 

Bila sudah menyerang ke bagian mata. Foto dokumen penulis.

2/3 penderita penyakit diabetes akan meninggal karena penyakit jantung, karena tertutup pembuluh darah di jantung.


Apakah ini bisa dicegah?
Bisa.

Bagaimana cara mencegahnya?
Ada tamu undangan yang ditanya dr.Roy menjawab Pola makannya diatur. Dokter langsung menjawab “Bagus, kalau begitu nanti semua tamu undangan tidak usah makan”, semua kami spontan tertawa. Kemudian doketer melanjutkan “Atau dari seratus tamu undangan panitia menyediakan 30 orang saja jadi semua makan dibagi bertiga”. “Disuruh tidak makan, pasti semua pada protes”.

“Siapa yang tadi pagi berolah raga berdiri? Yang bohong hidupya tambah panjang”, kami pun dibuat tertawa riang kembali.

Dokter kemudian melanjutkan dengan ijin berdongeng kepada kami. Dokter mengilustrasikan nenek sihir jahat yang tinggal di tempat yang gelap, yang suka makan orang, tiap hari dia keliling dunia untuk lihat-lihat dan mencari korbanya. Dia suka dengan tiga macam orang yaitu gemuk, malas berolah raga, dan banyak makan.

Diabetes menyerang 3 tipe jenis orang seperti ini. Foto dokumen penulis.

Tapi nenek sihir itu tidak sendirian, dia punya tiga orang anak yang jauh lebih jahat dari dia. Tahu siapa nama anaknya? Anak pertamanya namanya Hipertensi. Anak yang ketiga jahat juga gemuk,  tapi emaknya tidak suka makan dia namanya Kolestrol. Kalau anaknya yang kedua paling cantik dan paling manis semua orang sudah kenal namanya Diabetes.

Resistensi Insulin menyerang tidak sendirian. Foto dokumen penulis.

Akar penyakit ini adalah Resistensi Insulin. Apakah ada hubungan diabetes, bisa menimbulkan penyakit lain? Jawabnya : ada. Apa saja penyakit yang bisa ditimbulkan? jantung, paru-paru selain itu bisa menimbulkan penyakit kanker. Jadi ada hubungannya. Kalau kita menghindari resistensi insulin kita akan terhindar dari penyakit kanker.

Dari semua penyebab itu apa yang paling menonjol? Lihat di gambar berikut dibawah:

Bahan pangan sumber penyakit. Foto dokumen penulis.

Makanan yang manis, makanan yang berlemak, dan makanan yang gurih. Semua penyakit berawal karena MAKANAN. 

Inilah yang dokter bilang 1/3 dari makanan ini adalah yang dibilang orang the food of the Gods.

The food of God. Belajar dari sejarah. Foto dokumen penulis.

Ada yang mengenal Kaisar Nero di Roma? sebelum Ia menjadi Kaisar Ia adalah anak tiri dari kaisar sebenarnya yaitu Claudius untuk menjadi Kaisar, Ia harus membunuh ayah tirinya, jadi dia ambil racun, ia berikan lewat makanan dan dia bilang “Ayah makan ini karena ini makanan dari dewa”. Padahal makanan itu sudah mengandung racun.

Jadi dokter mengkondisikan makanan sekarang ini bisa menjadi the Food of the God beracun kalau kita terlalu banyak makan. Apa-apa selalu mahal. Selalu bikin acara reunian ketemu di restoran, acara kumpulan ibu-ibu makanan selalu berlebih dan selalu bisa dibawa pulang. Sesuatu yang enak dimakan, bila dimakan berlebihan jadi racun. Gula yang tampaknya enak,  tapi bisa berubah menjadi racun.

Angka penderita diabaetes naik seiring konsumsi gula yang naik. Foto dokumen penulis.

 

Dulu gula awalnya ditemukan menjadikan makanan lebih nikmat dan variasi.  Hingga akhirnya diproduksi massal dan mengakibatkan penderita diabetes semakin meningkat tiap tahunnya.

Populasi manusia yang semakin bertambah tiap tahunnya. Foto dokumen penulis.

Ibarat ada 7 milyar manusia, bumi sudah tidak kuat nampung maka kata alam “saya mau buang 7 ribu”, caranya alam membuat racun.

Lihat grafiknya bagaikan tangan ingin mengambil. Demikian penyakit menghantui manusia. Foto dokumen penulis.

Orang yang tidak tahu yah makan terus, orang yang sudah tahu,  tentu tidak mau jadi korban Food of the God. Makin banyak populasi makin banyak penyakit yang ada. Orang yang tidak mau jadi korban Food Of God, Ia pasti akan mencegah Resistensi Insulin singgah dalam tubuhnya. 

Resistensi insulin ini cara lihatnya gampang, lihat lingkar perut. Pernah dengar orang yang didiagnosa terkena Metabolik sindrom?  Metabolik Sindrom ini sebetulnya Resistensi Insulin. Bagaimana usaha untuk mencegah  agar jangan banyak orang kena sakit jantung dan diabetes?  Caranya makan secukupnya, Jangan berlebihan! Sesuaikan dengan tinggi, berat badan, umur, jenis kelamin dan aktifitas. Umumnya seseorang makan perhari cukup 1000 kalori. Tapi orang banyak makan justru berlebihan,  umumnya 2000-2500 kalori perhari.

Gunakan teknologi secara bijak. Foto dokumentasi penulis.

 

Selain itu teknologi juga membuat kita mudah menjadi gemuk. Siapa yang dirumahnya tidak punya remote tv? Umumnya tv model sekarang dilengkapi remote tv ya?

Bergerak dan menjadi sehatlah. Foto dokumen penulis.

Bergeraklah jangan diam saja. Jadi kalau ada kesempatan untuk bergerak. Bergeraklah, lakukan apa saja untuk bergerak. 

Pilih naik tangga daripada naik lif salah satunya. Dokter mengilustrasikan 2 dokter di Denmark yang naik ke lantai lima dengan naik tangga. Wow, hebat ya konsep Kesehatan yang ada di sana? Disinilah sayangnya kesadaran kita itu masih sangat kurang dan juga kemauannya. Seperti tadi waktu dibilang tidak usah makan hari ini, banyak yang tertawa protes.

 

Mau sehat, ambil tidakan. Foto dokumen penulis.

C = Continue. Jalan-jalan di mall bukan termasuk olahraga ya ibu-ibu. Kalau jalan terus menerus tubuh kita akan mengeluarkan zat AMPK.
R = Ritmik (Irama). Bukan sekedar karena sambil dengar lagu.
I = Interval. Contohnya dilakukan dengan metode pelan-cepat-pelan.
P = Progressive. Makin hari makin kuat. Dinaikan levelnya.
E = Endurance. Mengambil tenaga. Main halma bukan termasuk. Yang benar itu senam.

Nyapu halaman, nyuci baju, nyetrika itu biar 30 menit belum termasuk olah raga.

30 menit minimal olahraga ringan. Foto dokumen penulis.

Yang benar itu gerakan yang dilakukan selama sedikitnya 30 menit. Untuk mengusir si nenek sihir tadi. Karena bila dilakukan ada zat AMPK yang akan memperbaiki kerja si insulin.

Ada 5 pilar penangangan diabetes. Pengaturan diet yang tepat, edukasi untuk melakukan aktifitas fisik yang sesuai kebutuhannya, tetap minum obat diabetes bila diharuskan,  dan ubah gaya hidup.

Apakah bila sudah lakukan hal diatas kita sudah melakukan yang terbaik? Kan tadi kita sudah atur makan nih, sudah olah raga juga sudah?  Jawabnya:  Ini belum sempurna. Dokter bertanya, tamu undangan menjawab Belum cukup. Kita harus istirahat cukup, pikiran tenang dan tidak stress, rutin medical check up,

Ada satu hal lagi yang kita terlewat yaitu ini. Menjaga lingkungan alam tempat kita tinggal.

Cintai alam kita buat generasi penerus kita. Foto dokumentasi penulis.

Jika kita baik kepada lingkungan, lingkungan akan baik kepada kita. Maka bumi kita yang akan healing kita. Yang paling mudah, menanam pohon tidak buang sampah sembarangan. Kita tidak pernah tahu kalau kita perbaiki ini,  maka lingkungan akan mengobati kita. Itulah dokter membuat yayasan ini.

Yayasan Kitiran Aras Kembang. Foto dokumentasi penulis.

Mengajarkan anak-anak untuk tidak buang sampah sembarangan dan jangan injak rumput karena rumput itu hidup. Dia menamai yayasannya Kintiran Aras Kembang karena untuk memainkan kintiran ini harus ada angin, untuk mendapatkan angin kita mesti bergerak, bergerak ini olah raga, kita sehat bila bergerak, bila ada angin baru kintiran akan berputar dan bila berputar kita akan bahagia melihatnya. Angin ini adalah alam.

Dalam acara kali ini dr. Roy mengajak pasien dibetes muda ini untuk mengajarkan anak-anak usia prasekolah untuk mencintai lingkungannya.

Dokter menganjurkan bila kita sudah terdekteksi prediabetes apalagi diabetes, aturlah asupan makan, pola makan harus teratur, olahraga, selain obat-obatan atas anjuran dokter.

Disisi lain ada program pemerintah yaitu cerdik.

Progam pemerintah untuk hidup sehat. Foto dokumen penulis.

Di masa ini begitu banyak orang yang menggunakan fisik sehatnya untuk memperoleh kekayaan namun kemudian harus menghabiskan kekayaannya pada masa tua karena sakit. Jadi percuma yang yang dia cari ngoyo,  akhirnya habis karena berobat.

Jika kita orang tuanya sehat, anak-anak pun akan mencontoh gaya hidup sehat kita.

Cegah sebelum terlambat. Rencanakan masa depan sebijak mungkin. Foto dokumentasi penulis.

Dalam sesi ini dokter membagi 4 bukunya secara cuma-cuma kepada 3 orang yang berhasil menjawab dalam sesinya yay… selamat kepada peserta yang beruntung. Ikutan bahagia lihat serunya sesi ini. Buku ini dijual dengan harga Rp. 90. 000,- khusus selama acara. Nah buat yang belum kebagian bukunya dan ingin tahu lebih detail tentang diabetes,  yayasan Kintir dan ingin membantu yayasan ini , yuk segera cari bukunya di toko buku Gramedia.

Sampul buku harya tulisan dr.Roy Panusunan Sibarani,SpPD-KEMD. Foto dokumen penulis.


Manfaat Pemeriksaan Laboratorium
.

Narasumber kedua, Mas Ujang Saeful Hikmat, S.si dari Prodia. Foto dokumentasi penulis.


Arti sehat itu sebetulnya apa sih?
Sehat itu bukan hanya sebatas keadaan sekedar Tidak sakit, tapi lebih dari itu bugar (aktif) dan bahagia.

Sehat itu. Foto dokumen penulis.

Bahagia itu. Foto dokumen penulis.

Berkenaan dengan sehat, kesehatan itu juga secara spiritual dan lain sebagainya. Yang Nasrani beribadah setiap Minggu me gereja,  umat Muslim shollat 5waktu yang bapak-bapak rajin sholat Jumat. Ibadah ini tanda syukur kita kepada Allah memberkati kesehatan dan memenuhi kebutuhan hidup kita. 

Sehat itu harus Seutuhnya
. Yaitu sehat di luar juga sehat di dalam.

Sehat dalam berbagai aspek. Foto dokumentasi penulis.


Apa sih beda kondisi prediabetes dan diabetes?

Tanpa kita sadari bahaya mengancam kita. Foto dokumen pribadi.


Pre-diabetes kriteria awalnya kondisi gula darah berada di kisaran 101-125 mg/dl. Kalau pada Prediabetes gula darah umumnya bisa kembali normal.

Diabetes kriteria awalnya kondisi gula darah berada sudah di atas 126mg/dl. Bila sudah Diabetes umumnya susah untuk kembali normal.

Indikator Pre-diabetes. Foto dokumentasi penulis.

 

Gula darah yang dicek baiknya, glukosa darah puasa.

Glukosa darah puasa indikator Pre-diabetes. Foto dokumen penulis.

Makanya tema yang diangkat hari ini adalah “Quit or Wait? Semua Bisa Kena Diabetes”. Mengapa tema ini dipilih? Sebab bila ditemukan lebih awal, maka kita bisa segera keluar. Tidak pasrah berada dipersimpangan. Bahkan bahayanya kalau terlena dan tidak tahu dalam hitungan waktu bisa segera menjadi seorang diabetes.

Ketika seseorang berada dipersimpangan dan tak tahu arah. Foto dokumen penulis.


Kalau sudah diketahui seseorang sudah terkena pre-diabetes apa yang harus dilakukan?

Ibarat servis kendaraan bermotor kita lakukan secara rutin berkala bukan? Bagaimana dengan status kesehatan kita? Umumnya orang rajin servis kendaraannya tapi lupa cek kesehatannya. Kita tahu servis kendaraan ini gunanya jika tahu kondisi kendaraan yang kita pakai, akan sedikit pengeluaran.


Apa alasan seseorang malas melakukan medical check up?

  1. Merasa saya sehat-sehat saja.
  2. Merasa umur saya masih muda.
  3. Tidak punya waktu. Saat ini Prodia membuka fasilitas bisa datang kerumah.
  4. Merasa check up itu biayanya mahal. Lebih mahal mana biaya pemeriksaan operasi pasang ring dengan check up tahunan?
  5. Khawatir melihat hasil check up.


Sebetulnya apa sih fungsi check up itu?

Fungsi pemeriksaan laboratorium. Foto dokumen penulis.

1. Screening : misalnya pada pasien tertentu dianjurkan setidaknya 3 bulan sekali.
2. Lanjutan : tindak lanjut dari dokter.
Kalau kita sudah terdeteksi prediabetes ada beberapa hal yang harus kita perhatikan yaitu:

Sebetulnya lebih akurat mana pemeriksaan darah lewat jari dan darah lewat vena ? Jawabnya lebih baik yang diambil melalui vena karena yang dari jari itu cairan darah.

Persiapan sebelum check up :

1. Makan sebelum puasa. Minimal 150g/hari 3 hari berturut-turut sebelum hari pengecekan.

Cukup makan sebelum puasa untuk cek lab. Foto dokumentasi penulis.

2. Hindari olahraga berat.

Hindari berolahraga sebelum cek lab. Foto dokumentasi penulis.

3. Berhenti minum obat kecuali atas anjuran dokter pada kondisi penyakit tertentu.

Berhenti minum obat sebelum cek lab selain anjuran dokter. Foto dokumentasi penulis.

4. Lakukan pengecekan pada pagi hari.

 

 

Disarankan 07.00-09.00 WIB, karena belum ada aktifitas terlalu banyak. Biasa tubuh kita kan butuh sarapan sebelum beraktifitas.

Bagaimana menyingkapi hasil check up?

1. Bila hasilnya Normal,   pertahankan gaya hidup sehatnya.

2. Bila ada kelainan dan diagnosis sudah ditegakkan, jangan takut. Justru bapak dan ibu dapat lega karena tahu ada sesuatu yang harus dibenahi lebih awal.

Jangan takut periksa ke laboratorium. Jadikan laboratorium mitra sehat kita. Foto dokumentasi penulis.

3. Bila sudah ada hasil tapi belum ada diagnose? Menyingkapi hasil check up, adalah konsultasi kepada dokter, kemudian dokter akan memberi diagnosis, bila perlu pemeriksaan lanjutan, tentu pasien akan diberi tahu.


Nutrisi Pada Prediabetes.

dr.Fiastuti Witjaksono SpGk. Narasumber ketiga. Foto dokumen penulis.

You are what you eat. Tidak hanya saat usaha kita pada usia kita sudah dewasa. Itu sudah terjadi sejak usia anak. Diet itu bukan tidak makan. Jadi ajari anak cucu kita makan yang benar dan sehat.
Angka diabetes ini nantinya akan meningkat terus.  Diperkirakan lebih dari 12 juta penduduk Indonesia akan terkena diabetes, bila tidak diingatkan bahayanya penyakit ini.

Prediksi meningkatnya angka penderita diabetes. Foto dokumen penulis.

Sama seperti penjelasan dr. Roy dan Mas Hikmat. dr. Fiastuti pun sependapat dan menyediakan material pembuka yang sama. Tuh teman-teman ini tanda para narasumber benar-benar perduli akan kesehatan kita. Dan pengetahuan mereka wajib kita jadikan bekal hidup sehat. 

Pre-diabetes subjek dapat beresiko menjadi diabetes. Foto dokumentasi penulis.

 

Penderita diabetes dapat menderita penyakit lain. Foto dokumentasi penulis.

Diagnosa pre-diabetes dapat dilihat dari 3 kriteria ini:

Diagnosa Pre-diabetes dan Diabetes. Foto dokumen penulis.
Diagnosa orang Normal kesehatannya, Pre-diabetes dan Diabetes. Foto dokumen penulis. 

Orang yang beresiko terkena diabetes:

Orang yang beresiko terkena diabetes. Foto dokumen penulis. 

Bagaimana mencegah terjadinya diabetes?

Cegah daripada mengobati. Foto dokumen penulis.
Cara menurunkan berat badan. Foto dokumen penulis.

 

3 Langkah Penting Perencanaan Makan agar Kadar Gula Darah terjaga:

  1. Menghitung kebutuhan kalori harian.
  2. Memperhatikan komposisi makanan yang dianjurkan.
  3. Menentukan asupan karbohidrat.
Cara menghitung kebutuhan kalori. Foto dokumentasi penulis.

 

Memperhatikan Komposisi makanan yang dianjurkan di sini adalah perhitungan jumlah karbohidrat, lemak dan protein perlu diperhatikan untuk memenuhi asupan nutrisi harian.

Karbohidrat

  • Dikonsumsi dengan komposisi 50-60% dari Total Kalori Harian.
  • Sumber karbohidrat yang baik adalah karbohidrat kompleks yaitu karbohidrat berserat tinggi.
  • Konsumsi gula pasir yang juga merupakan karbohidrat sederhana tidak lebih dari 5% total kalori harian.
  • Mengganti sukrosa dengan bahan lain.
  • Frekuensi makan besar yaitu 3x dan snack 3 xdalam sehari untuk mendistribusikan asupan karbohidrat dalam sehari.
  • Diet rendah karbohidrat <130g/hari tidak dianjurkan.

 

Yang merah dalam list tidak boleh dimakan penderiata Pre-diabetes atau diabetes. Foto dokumentasi penulis.
Karbohidrat sederhana vs Karbohidrat kompleks. Foto dokumen penulis.
Makan buah apel lebih sehat bagi penderita Pre-Diabetes dan Diabetes. Foto dokumentasi penulis.
Kebutuhan protein penderiata diabtes. Foto dokumen penulis.

 

Beragam jenis pilihan protein namun tidak semua cocok bagi penderita diabetes. Foto dokumen penulis.

 

Konsumsi lemak yang aman bagi penderita diabetes. Foto dokumen penulis.
Lemak tidak jenuh pun bisa menjadi lemak jenuh bila dipanaskan terlalu lama. Foto dokumen penulis.
Jangan lupa Natrium dan Serat. Foto dokumen penulis.
Pemanis lain pengganti. Foto dokumen penulis.
Porsi diet sehat. Foto dokumen penulis.
Index Glisemiks Makanan. Yuk pandai memilih yang sehat. Foto dokumentasi penulis.
Pengaturan jadwal makan bagi penderita diabetes. Foto dokumen penulis. 

Waspadai penyakit Hipoglikema! Segera penuhi kebutuhan asupan gula penderita saat serangan berlangsung. Apa penyebab dan ciri-cirinya?

Ciri-ciri penderita Higlokoma. Foto dokumen penulis.

 

Contoh makan sehat. Foto dokumentasi penulis.

Sehabis sesi pembicara ketiga, ada pembagian doorprice berikut pemenangnya:

Tamu undangan pemenang doorprize. Foto dokumen penulis.

Selamat ya buat para pemenang, senang sekali tangan saya diminta panitia mengambil nomer undian dan secara tidak langsung dapat menjadi saluran berkat Allah bagi mereka. Saya ikutan berbahagia. 

Acara ditutup dengan jamuan makan siang yang lezat. Wuah Prodia Laboratorium yang baik.

Starter appettizer pada menu table jamuan makan siang. Foto dokumentasi penulis.
Antrian tertib tamu undangan saat jamuan makan siang. Foto dokumentasi penulis.
Ini menu makan siang di sajian meja utama. Foto dokumen penulis.
Tom yang soup. Penghangat tubuh kami setelah acara. Foto dokumentasi penulis.
Meja snack penutup. Foto dokumentasi penulis.

Dan saya pulang diberikan goodiebag yang isinya bermanfaat. Terima kasih kepada Prodia selaku penyelenggara acara. Talkshownya sangat bermanfaat. Says pasti mau daftar lagi di acara berikutnya. 

Isi goodiebag dan periksa gratis gula darah. Foto dokumen penulis.

Selamat ulang tahun yang ke-43 untuk laboratorium Prodia. Yang ultahnya sama seperti hari lahir saya. Rangkaian acaranya hari itu berhasil sukses terselenggara. Banyak pelanggan yang datang dari berbagai cabang bahkan ada pelanggan Prodia yang jauh-jauh dari Makasar. 

Saya sudah pernah mencoba cek kesehatan di cabang Kelapa Gading, Kampung Melayu dan beberapa cabang lainnya. Pelayanannya sungguh baik, ramah, dan cepat.  Saya dan keluarga saya senang cek kesehatan disana secara berkala. Tempatnya bersih dan membuat saya nyaman menunggu giliran check up saya. Sampai bertemu tahun depan saat saya kembali medical check up.

Tetap berprestasi, melayani dengan baik dan terpercaya. Mengapa saya pilih Prodia? Karena hampir semua dokter pribadi keluarga kami merekomendasikan pengecekan disana. Mulai dari dokter spesialis internist keluarga, dokter anak putri saya, hingga dokter ginekolog saya. Berkata Prodia sangat membantu dalam penanganan masalah kesehatan pasien mereka karena hasilnya akurat.

Harapan saya kedepannya semoga makin banyak cabang yang dibuka. Syukur-syukur dekat rumah saya. Doa saya juga semakin banyak yang perduli kesehatan dan mau mengecek kesehatannya secara berkala di cabang Prodia terdekat.  Amin.

Semoga artikel ini bermanfaat. Yuk kita sebarkan edukasi kesehatan ini. Agar lingkungan kita bisa sehat.

Terima kasih sudah mampir ke blog saya dan membaca artikel ini.

Salam sehat,

Belinda Kusumo

No.handphone : 081286061506

Instagram : @belindagosal

Twitter : @BelindaKusumo

E-mail : belindakusumo@gmail.com

Iklan

2 Comments Add yours

  1. Nathalia DP berkata:

    Seru ada acara zumbanya 🙂
    makasih sharingnya, lengkap dan penting bgt…

    Suka

    1. belinda888kusumo berkata:

      Terim kasih sudah mampir Mba. Senang bisa sharing info sehatnya. Salam sehat untuk Mba dan keluarga di sana.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s