Sistem Reproduksi Wanita

Hai semua, salam sehat dan sejahtera.

Kembali Belinda di sini hadir berbagi info kesehatan yang saya dapat kemarin hari pukul 10.00 WIB dalam undangan acara Stellavingze Women Talk dengan tema Sistem Reproduksi Wanita di Simprug Gallery.

E-flyer Invitation. Foto source Stellavingze Indonesia.

Pemberi materi hari ini adalah Miss Yusti Luhur Marketing Manager Stellavingze Indonesia.

Ibu Yusti Luhur. Pemberi materi. Foto milik Penulis.

Bila berbicara mengenai penyakit, berbagai penyakit yang ada saat ini lebih banyak di alami oleh wanita daripada pria, bahkan penyakit yang berhubungan dengan autoimun pun menurut hasil survei banyak diderita oleh kaum wanita, mengapa demikian? Karena wanita lebih rentan pengendalian stressnya daripada pria.

Banyak penyakit yang saat ini penyebab utamanya belum diketahui hanya diketahui ada faktor resiko. Kemungkinan besar hal ini disebabkan adanya gangguan hormonal.

Hormon adalah zat kimia yang di bentuk oleh kelenjar endokrin yang memiliki fungsi untuk dapat membawa pesan kimia pada seluruh sel sel tubuh lainnya. Hormon ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi tubuh manusia terutama untuk metabolisme tubuh manusia. Terhadap psikologis, hormon ini mempunyai peranan untuk dapat mengontrol suasana hati atau mengontrol mood manusia. Kemudian untuk fisik, hormon mempunyai peranan yang sangat penting untuk dapat membentuk fisik berbeda antara wanita dan pria. Dan yang terakhir untuk bagian sistem reproduksi, hormon ini sangat berperan penting untuk dapat mengontrol seluruh fungsi dari organ reproduksi yang terdapat pada wanita dan pria. Namun perlu Anda ketahui bahwa hormon pada wanita dan hormon pria  itu sangatlah berbeda terutama mengenai hormon yang menyangkut seksualitas atau juga reproduksi.
Pada dasarnya hormon bisa dibagi menurut komposisi kandungannya yang berbeda-beda sebagai berikut:
* Hormon yang mengandung asam amino (epinefrin, norepinefrin, tiroksin dan  triodtironin).
* Hormon yang mengandung lipid (testosteron, progesteron, estrogen, aldosteron, dan  kortisol).
* Hormon yang mengandung protein (insulin, prolaktin, vasopresin, oksitosin, hormon pertumbuhan (growth hormone),
  FSH, LH, TSH).

Sedikit perbedaan antara wanita dan pria:

Slide 1 Stellavingze Indonesia tentang Perbedaan Wanita dan Pria. Foto milik Penulis.

Seperti kita ketahui pada umumnya bahwa hormon yang lebih dominan ada pada wanita itu adalah hormon estrogen dan progesteron sementara pria adalah testoteron dan aldosteron , padahal masih ada hormon lainnya.

Hormon wanita terutama dibentuk di ovarium (hormon pria dibentuk di testis). Baik pria maupun wanita, pada dasarnya memiliki jenis hormon yang relatif sama. Hanya kadarnya yang berbeda. Hormon seksual wanita antara lain progesteron dan estrogen. Hormon seksual pria antara lain androstenidion dan testosteron (androgen). Pada wanita, hormon seksual kewanitaannya lebih banyak ketimbang pria. Begitu pula sebaliknya.
ESTROGEN
Estrogen merupakan bentukan dari androstenidion (hormon seksual pria yang utama) yang dihasilkan ovarium. Selain androstenidion, ovarium juga mengeluarkan testosteron dan dehidroepiandrosteron, tapi dalam jumlah yang sedikit.
PROGESTERON
Hormon ini merupakan bentukan dari pregnenolon  yang dihasilkan oleh kelenjar dan berasal dari kolesterol darah.
TESTOSTERON dan  DEHIDROEPIANDROSTERON
Hormon ini yang juga diproduksi oleh ovarium tetapi dalam jumlah yang sangat sedikit. Hormon ini dibutuhkan oleh wanita karena berhubungan dengan daya tahan tubuh dan libido (gairah seksual).
EFEK HORMON TERHADAP WANITA
Hormon-hormon pada tubuh wanita berperan penting dalam perjalanan hidupnya termasuk pada keindahan kulit. Berikut ini adalah peran ketiga hormon utama wanita:
Hormon Estrogen:
  •   Mempertahankan fungsi otak.
  •   Mencegah gejala menopause (seperti hot flushes) dan gangguan mood.
  •  Meningkatkan pertumbuhan dan elastisitas serta sebagai pelumas sel jaringan (kulit, saluran kemih, vagina, dan   pembuluh darah).
  •  Pola distribusi lemah di bawah kulit sehingga membentuk tubuh wanita yang  feminin.
  •   Produksi sel pigmen kulit.

Estrogen juga mempengaruhi sirkulasi darah pada kulit, mempertahankan struktur normal kulit agar tetap lentur, menjaga kolagen kulit agar terpelihara dan kencang serta mampu  menahan air.

Progesteron:
     Sebenarnya  hormon ini tidak terlalu berhubungan langsung dengan keadan kulit  tetapi  sedikit banyak ada pengaruhnya karena merupakan pengembangan estrogen  dan kompetitor  androgen. Fungsi utama hormon progesteron lebih pada sistem reproduksi wanita, yaitu:
      – Mengatur siklus haid.
      – Mengembangkan jaringan payudara.
      – Menyiapkan rahim pada waktu kehamilan.
      – Melindungi wanita pasca menopause terhadap kanker endometrium.
Androgen:
     Hormon ini berfungsi untuk:
     – Merangsang dorongan seksual.
     – Merangsang pembentukan otot, tulang, kulit, organ seksual dan sel darah merah.
Hormon ini cukup berpengaruh pada penampilan kulit dan pertumbuhan rambut, yaitu dengan menstimulasi  akar rambut dan kelenjar sebum (kelenjar minyak) yang terletak di bagian atas akar rambut.
Kelenjar sebum menghasilkan sekresi lemak atau minyak yang berfungsi melumasi rambut dan kulit. Tetapi bila berlebihan minyak ini akan memicu tumbunya akne atau jerawat, sehingga mengganggu keindahan penampilan kulit. Gangguan kelenjar sebum juga bisa mengakibatkan alopesia androgenika (kebotakan), terutama pada pria. Sebaliknya pada wanita, ketidakseimbangan hormon Androgen (hormonal imbalance) bisa menyebabkan hirsutisme di mana rambut tumbuh berlebihan di daerah-daerah yang tidak semestinya.
Aktivitas kelenjar sebum sangat dipengaruhi hormon androgen. Kerja kelenjar ini memuncak pada saat seseorang mencapai masa pubertas. Semakin tinggi tingkat kerjanya, semakin banyak pula sekresi yang dihasilkan kelenjar ini. Sekresi kelenjar sebum pada pria lebih tinggi secara signifikan ketimbang pada wanita. Tak heran kulit wajah pria tampak lebih berminyak dibanding wanita. Efek kerja kelenjar sebum mulai berkurang pada wanita sesaat menjelang menopause.
Hiper-androgen pada wanita dengan ciri-ciri aktivitas hormon androgen melebihi normal ternyata merupakan masalah yang cukup umum terjadi walaupun belum diketahui penyebabnya dan mempengaruhi 10-20% wanita usia reproduktif.

Namun ternyata sebenarnya kedua hormon yang ada pada pria sebenarnya juga ada pada wanita, hanya saja prosentasinya lebih sedikit. Hormon Testoteron yang ada  pada wanita maximal adalah 10 %. Hormon ini berguna untuk menjaga adanya gairah seksual. Bila tanpa adanya hormon ini tentu akan berkurang bila tidak berlebihan pun tentu ada efeknya. Hormon aldosteron membantu pembentukan otot.

Jenis Jenis Hormon Pria

  1. Hormon Testosteron

Jenis hormon pria yang pertama adalah hormon Testosteron. Hormon yang satu ini bisa dikatakan sangat berperan penting untuk dapat membangun kejantanan para pria. Sebab hormon ini dapat membentuk jenis jaringan organ pada reproduksi para pria. Fungsi dari hormon yang satu ini yaitu dapat meningkatkan libido dan juga dapat membantu proses reproduksi sel sperma. Kemudian fungsi lainnya yaitu dapat membangun atau juga mempertahankan bagian karakteristik seksual sekunder yang dimiliki oleh para pria seperti misalnya kepadatan pada tulang serta otot dan dapat juga menumbuhkan rambut pada bagian kemaluan, janggut, ketiak, dan juga kumis. Hormon ini juga dapat merubah suara pria menjadi lebih berat ketika sudah akil baligh. Hormon ini sendiri di sekresi oleh jenis sel Leydig yang dapat ditemukan pada tubulus seminiferus. Jenis hormon ini sangat berperan penting terhadap proses pembelahan jenis sel germinal yang nantinya akan membentuk sperma terutama untuk membantu terjadinya pembelahan pada meiosis yang berperan untuk membentuk jenis spermatosit sekunder.

  1. Hormon LH atau Luteinizing Hormone

Jenis hormon pria yang kedua adalah hormon LH atau Luteinizing Hormone. Hormon ini di sekresi oleh jenis kelenjar yang bernama hipofisis anterior. Hormon LH ini sendiri berfungsi untuk melakukan stimulasi pada seluruh sel sel Leydig yang dapat melakukan sekresi pada testosteron.

  1. Hormon FSH atau Follicle Stimulating Hormone

Jenis hormon pria yang ketiga adalah hormon FSH atau Follice Stimulating Hormone. Hormon ini sendiri juga mengalami sekresi oleh jenis sel yang terdapat pada kelenjar hiposifis anterior. Fungsi hormon pria yang satu ini yaitu untuk dapat melakukan stimulasi pada bagian sel sel sertoli. Jika stimulasi ini tidak di lakukan maka spermatid tidak dapat berubah menjadi sperma atau spermiasi.

  1. Hormon Estrogen

Jenis hormon pria yang keempat adalah hormon Estrogen. Hormon yang satu ini dibentuk dari sel sel bernama sertoli saat sedang di stimulasi oleh FSH. Jenis sel sertoli dapat melakukan sektresi pada suatu protein yang juga dikenal sebagai pengikat androgen yang berfungsi untuk dapat mengikat testosteron dan juga estrogen. Tidak hanya sampai di situ saja, nantinya kedua hormon tersebut akan dibawah menuju cairan tubulus seminiferus. Kemudian kedua hormon ini nantinya akan bersiap untuk membantu pematangan sperma.

  1. Hormon Pertumbuhan

Jenis hormon pria yang kelima adalah hormon Pertumbuhan. Kelebihan hormon pria yang satu ini sudah sangat jelas yaitu dapat meningkatkan proses tumbuh kembang pria. Hormon ini dapat mengatur seluruh fungsi metabolisme yang terdapat pada testis. Dengan fungsinya yang khusus tersebut hormon ini nantinya dapat meningkatkan proses pembelahan awal yang terjadi pada spermatogenesis.

Itulah beberapa informasi yang dapat Anda ketahui mengenai hormon pria. Kini dengan adanya ulasan di atas tentunya Anda dapat mengetahui bahwa pria memiliki beberapa hormon yang terkait dengan organ reproduksinya atau pada masalah seksualnya. Tentunya hormon yang dimiliki oleh para pria ini sangat berbeda dengan hormon yang dimiliki oleh para wanita.

Cairan Tubuh. Wanita cairan tubuhnya lebih rendah daripada pria. Oleh sebab itu pria lebih mudah berkeringat daripada wanita.

Lemak tubuh : Wanita berpusat dipanggul, sementara pria di perut.

Metabolisme : wanita 20% lebih rendah daripada pria.

Sistem Kerja Otak:

Slide ke3 Stellavingze Indonesia. Perbedaan Sistem Kerja Otak Wanita dan Pria. Foto milik Penulis.

Holistik berbicara tentang jiwa. Wanita lebih sering memakai intuisi (feeling) sementara Pria memakai logika dalam mengambil keputusan.

Slide ke4 Stellavingze Indonesia. Perbedaan Subtansi Otak Wanita dan Pria. Foto milik Penulis.

Otak Pria lebih banyak area putih daripada area abu-abu. Sementara wanita kebalikannya, lebih banyak area abu-abu, itu yang membedakan wanita lebih multitasker (lebih bisa mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan).

Slide ke5 Stellavingze Indonesia. Perbedaan wanita dan pria saat melakukan kontak sosial. Foto milik Penulis.

Dari gambar diatas dapat kita lihat umumnya wanita saat berinteraksi sosial dapat melakukan banyak screening (indera pengamatan) sekaligus dalam waktu yang sama. Dari atas hingga ke kaki. Berbeda dengan pria yang hanya kontak mata.

Slide ke6 Stellavingze Indonesia. 2 Permasalah Kesehatan Wanita. Foto milik Penulis.

Sistem Reproduksi Wanita.

Ada 50 jenis penyakit pada organ reproduksi wanita. 20 jenisnya itu adalah penyakit menular. Menular disini bukan hanya karena dari hubungan internal, tetapi bisa terjadi hanya dengan buang air kecil di toilet umum, meski tampak bersih dan aromanya segar.

Slide ke7 Stellavingze Indonesia. Wanita yang beresiko terkena Kista Ovarium. Foto milik Penulis.

Saat anak perempuan masih kecil sebenarnya dalam kedua ovariumnya sudah ada jutaan folikel yang terbentuk. Hanya saja belum berfungsi sebagaimana anak remaja yang sudah mendapat menstruasi.

Slide ke8 Stellavingze Indonesia. Gejala Kista Ovarium. Foto milik Penulis.

Mengapa ada wanita bisa mendapat kista? Folikel –folikel ini bergerak membesar menjadi calon telur dan dilindungi cangkang (Corpus Corteum) dan mendorong untuk naik ke ujung atas tuba fallopi. Bila tidak dibuahi  akan luruh ketika wanita menstruasi. Cangkang itu akan didaurulang otomatis oleh tubuh kita. Folikel yang tidak bisa menjadi telur ini akan menjadi sampah dan kemasukan air menjadi kista. Cangkang  yang tidak mendaur ulang bila terisi cairan dan cairah itu membesar dan pecah akan jadi lengket ke usus kita menjadikan area itu abses.

Siklus mestruasi yang normal pada wanita itu umumnya 28-35 hari terhitung sejak hari terakhir seorang wanita mengalami menstruasi. Penting bagi wanita 1 tahun sekali atau 6 bulan sekali mengadakan pengecekan  USG  pada organ reproduksinya, seperti pap smear.

Slide ke 9 Stellavingze Indonesia. Faktor Penyebab Miom. Foto milik Penulis.

Miom itu adalah tumor jinak. Ada 4 jenis miom yaitu Subserosal Fibroid Miom, Submucosal Fibroid Miom, Pedunculated Fibroid Miom dan Inframural Fibroid Miom.

Penanganan masalah kesehatan saat ini masih berpusat pada membuang sampahnya atau sumbatannya. Belum mampu meneliti apa sumbernya dan bagaimana mengatisipasinya.

Saat ini ada dugaan sementara bahwa penyebab berbagai penyakit itu berasal dari konsumsi protein daging sapi,susu sapi dan produk  yang mendapat asupan suntikan hormon kesuburan.  Dalam proses naturalnya seekor sapi hanya bisa mengeluarkan produksi susu sama ketika manusia seorang ibu sudah melahirkan anaknya dan akan berhenti produksi susunya bila anak membesar dan tidak lagi perlu asupan ASI ibunya. Namun yang terjadi tidak sedikit produsen susu sapi yang menghasilkan produk susunya dengan cara natural.

Slide ke 10 Stellavingze Indonesia: Gejala Miom. Foto milik Penulis.

Penderita miom umumnya tidak menyadari tubuhnya ada miom, baru mengetahui bila sudah terjadi pendarahan. Pendarhan ini terjadi karena miom yang sudah terlalu besar.

Slide ke 11 Stellavingze Indonesia Faktor Penyebab PCOS. Foto milik Penulis.

Wanita yang beresiko terkena PCOS, umumnya mereka yang obesitas, punya keturunan dan memiliki diabetes tipe 2.

Slide ke12 Stellavingze Indonesia Gejala PCOS. Foto milik Penulis.

Wanita yang hormon testoteronnya lebih besar. Indung telurnya terjadi kista folikel sehingga tidak bisa subur. Haidnya paling banyak setahun hanya 9 kali. Bila ada remaja putri berumur 20 tahun dengan ciri-ciri seperti ini  bisa dicek ke dokter apakah ada kemungkinan menderita ini atau tidaknya.

Slide ke13 Stellavingze Indonesia: Faktor Penyebab Endometrosis. Foto milik Penulis.

Endrometriosis.  Pada saat masa subur, umumnya dinding endrometriosis wanita akan menebal dan akan luruh ketika menstruasi. Ada wanita yang terlahir sudah memiliki dinding endrometriosis yang cukup tebal. Nah yang terjadi ini bila dinding ini terlalu tebal. Maka pemiliknya akan sering ditemui mentruasi disertai dengan keram hebat bahkan hingga pingsan. Karena dinding yang seharusnya luruh tadi balk naik keatas. Bila menyumbat salah satu tuba fallopi akan mengakibatkan tidak subur. Bila terjadinya pada dua saluran tuba fallopi maka akan tidak subur secara permanen. Ini salah satu penyebab kasus Kehamilan Etopik (Hamil Anggur) yaitu pembuahan terjadi bukan pada tempat semestinya.

Slide ke14 Stellavingze Indonesia: Gejalan Endrometrosis. Foto milik Penulis.

Anak di bawah 12 tahun umumnya belum mentruasi. Sementara Wanita di atas 50 tahun umumnya sudah berhenti mentruasi.

Tahukah? Ada 200 jenis kanker di dunia. Mengapa ada sebanyak itu ? karena ada 200 sel dalam tubuh manusia.

Kanker Ovarium.

Slide ke15 Stellavingze Indonesia Faktor Penyebab Kanker Ovarium. Foto milik Penulis.

Terjadi pada indung telur.  Umumnya yang beriko menderita ini adalah ibu-ibu  yang pernah terapi punya anak mendapat obat perangsang hormon atau ibu-ibu yang terapi suntik hormon untuk menghambat menapouse.

Slide ke 16 Stellavingze Indonesia, Gejala Kanker Ovarium. Foto milik Penulis.

Hertburn. Gejalanya setiap makan ada sesak kadang disertai panas dijantung. Sayangnya seringkali orang mengira ini adalah tanda awal gejala penyakit jantung, padahal ini jauh berbeda khususnya dari sumber. Bila pada pasien penyakit jantung, semakin diterlentangkan dia semakin membaik. Kalau hertburn, justru tidak boleh diterlentangkan, karena penyakitnya berasal dari lambung. Rasa sakit ini terjadi karena gas pada lambung naik ke atas hingga ke paru-paru dan menekan oran terdekat yaitu jantung. Beda lagi dengan penyakit gout ini terjadi karena klep pada tenggorokan menuju ke lambung sudah tidak berfungsi lagi.

Slide ke17 Stellavingze Indonesia, Faktor Penyebab Kanker Rahim. Foto milik Penulis.

Kanker Rahim terjadi karena hyperplasia yaitu penumbuhan tidak normal sel yang membengkak.

Slide ke 18 Stellavingze Indonesia. Gejala Kanker Rahim. Foto milik Penulis.

Sayangnya baru terdekteksi pada saat kanker sudah stadium 2.

Kanker kulit (Melanoma) terjadi karena paparan sinar UV. Bengkaknya tidak terjadi di luar kulit tap dibawah dalam jaringan kulit. Kulit dari luar hanya tampak menghitam. Bila 2 cm perubahan warna kulitnya itu tanda 2 juta sel sudah terkena. Nah yang berbahaya kanker apapun itu bila sudah menyerang sel getah bening. Kedokteran menganjurkan pasien unutk kemoterapi, namun tidak jarang pasien yang dikemoterapi sehat hanya sementara tidak lama sel kanker hidup kembali karena dia belajar juga untuk bertahan hidup.

Sel tubuh kita hanya bisa maksimal bermutiple sebanyak 64 kali. Lebih dari itu sel itu harus mati. Kalau sel ini menolak mematikan dirinya disinilah timbul sel yang jahat.

Dalam DNA kita ada 3 gen :

  1. Tumor S
  2. DNA Repair
  3. Onkogen

Jika ketiga gen ini rusak umumnya seseorang akan menderita kanker. Tidak heran saat ini diketemukan seorang anak masih usia dini sudah menderita kanker. Karena ia membawa gen turunan dari orang tuanya.

Penyakit yang diderita anak ini umumnya karena dahulu orang tuanya sring terpapar, pestisida, asap dan bahan kimia lain.

Slide ke 19 Stellavingze Indonesia. Penyebab Displasia Serviks dan Kanker Serviks. Foto milik Penulis.

HPV (Human Papiloma Virus) itu sebenarnya virus penyebab kutil. Virus tidak dapat hidup tanpa induk semang. Lebih cepat tersebar melalui cairan.

Vaksin kanker serviks yang ada sekarang baru mencakup 10 jenis HPV. 90 jenis sisa lainnya belum termasuk  dalam vaksin ini.

HPV ini bisa tertular dari orang lain, sama halnya seperti penyakit herpes dan hepatitis.

Slide ke 20 Stellavingze Indonesia. Gejala Kanker Serviks. Foto milik Penulis.

Dalam dinding vagina wanita terdapat bakteri baik dan bakteri jahat. Wanita yang sering menggunakan cairan pembersih yang menjaga ph basa wanita sebenarnya turut membunuh bakteri baik. Sementara untuk tumbuh bakteri baik itu memerlukan waktu lebih dari 48 jam. Buang air ditempat umum sudah bisa menularkan penyakit HPV salah satunya keputihan. Keputihan ini salah satu penyakit vaginistis yang bisa tertular dari pasangan tapi bukan termasuk penyakit kelamin menular dari pria.

Slide ke21 Stellavingze Indonesia. Gejala vaginistis dan sariawan vagina. Foto milik Penulis.

Prolaps Rahim ini yang orang sering sebut turun berok. Kalau pada pria namanya Hernia.

Slide ke22 Stellavingze Indonesia. Gejala Prolaps Rahim. Foto milik Penulis.

3 faktor yang  dapat membuat sperma berhasil membuahi telur :

  1. Kepala sperma yang kuat. Tidak mudah rusak ketika berenang dalam leher rahim menuju tuba fallopi.
  2. Ekornya yang panjang. Bisa mendorong lari naik ke tuba fallopi. Ekor yang pendek tidak mampu mendorong naik ke atas.
  3. Jumlah sekali keluar harus 4 milyar. Mengapa begitu masuk lendir dalam vagina akan menolak sperma seolah itu adalah virus.
Slide ke23 Stellavingze Indonesia. Faktor Penyebab Infertilitas. Foto milik Penulis.

Kehamilan Ektopik : umumnya terjadi pada wanita yang pernah terkena penyakit herpes, pernah kena endrometrosis dan perokok.

Slide ke24 Stellavingze Indonesia. Gejala kehamilan Ektopik. Foto milik Penulis.

Di Singapura, pada usia kandungan 3 bulan sudah ada teknologi yang bisa mengambil cairan otak janin dalam kandungan untuk meneliti apakah kromosomnya memiliki jumlah yang sama yaitu 26 vs 26.  Bila perbandingannya seimbang umumnya anak yang lahir itu akan sehat normal. Kalau ada perbedaan, orang tua anak akan diberitahu kemungkinan anak itu akan tumbuh cacat.

Slide ke25 Stellavingze Indonesia. Komplikasi Kehamilan Lainnya. Foto milik Penulis.

Wanita yang hamil yang perokok pasif atau aktif  dan berusia diatas 40 tahun punya kemungkinan anaknya down syndrom. Klep serviksnya sudah tidak kuat. Bisa inkompeten serviks dan terjadi preklampsia. Tekanan darah menjadi naik.

Abrupsi : Pendarahan di usia kehamilan 6-7 bulan. Placenta usmber asupan gizi bayi dalam kandungan tertutup.

Placenta Previa. Terjadi ketika dinding pindah ke atas dan menutup kepala bayi ini bisa membunuh si bayi dalam kandungan.

Slide ke26 Stellavingze Indonesia. Gejala menapouse. Foto milik Penulis.

Kesehatan Payudara.

Slide ke27 Stellavingze Indonesia. Jaringan payudara wanita. Foto milik Penulis.

Dalam payudara wanita terdapat folikel-folikel. Sel folikel yang mati terjadi penumpukan cairan, maka terjadilah kista payudara.

Slide ke29 Stellavingze Indonesia. Perubahan payudara yang terdapat kista. Foto milik Penulis.

Kanker hanya butuh 4 bulan untuk menyebar hingga ke getah bening.  Akan memicu penyakit kanker ,menjadi berbahaya dan menyerang ke seluruh tubuh kalau sudah terlanjur menyebar melalui  getah bening. Getah bening ini tugasnya sebagai penangkal virus. 1 minggu sebelum mentruasi adalah waktu yang tepat untuk pengecekan.

Slide ke28 Stellavingze Indonesia. Cara pengecekan payudara. Foto milik Penulis.

Getah bening ini ada 3 belakang leher bawah telinga, ketiak ke bawah pinggung dan selangkangan. Maka dari itu bila anak kita demam umumnya bawah telinganya kebelakang itu terjadi pembekakan.

Slide ke30 Stellavingze Indonesia. Payudara yang terkena tumor. Foto milik Penulis.

Cara deteksi tumornya, ketika diperiksa ada benjolan seperti balon air dan berpindah.

Slide ke31 Stellavingze Indonesia. Payudara yang sudah terkena kanker. Foto milik Penulis.

Payudara yang terkena kanker kulit luar akan tampak seperti kulit jeruk.

Tubuh kita ini sebenarnya sudah diciptakan Tuhan untuk mampu membersihkan diri dari virus yang dilakukan oleh T cell dan B Cell.  Hanya ada satu cara mencegah penyakit kanker yaitu dengan menjaga sisstem  imunitas T cell dan B cell.

Setiap kita sakit B cel akan mengenali satu penyakit itu, membuat ciri-ciri dan menyimpan memori unutk mengeluarkan antibodi bila virus ang sama menyerang kembali.  T cell tetap yang menentukan kesehatan kita. Nah vaksi yang ada buat manusia dari bayi itu, sebenarnya virus yang dibuat cacat dan disuntik ke tubuh kita.

Jadi bila ada sel yang menjadi jahat tubuh kita memiliki Apotosis yang akan memaksa sel jahat itu membunuh dirinya.

Kesimpulan : Dengan kondisi cuaca yang semakin ekstrim. Tentu semakin banyak penyakit yang timbul karena virus dan bakteri bermutasi. Maka kita perlu menjaga:

  1. Asupan makanan dengan sayur dan buah, banyak makan bahan yang organik, sering puasa,  rajin berolah raga dan menjaga pikiran disertai dengan doa.
  2. Hindari makanan yang dipanaskan 2 kali.
  3. Tidak menggunakan alat makan dari plastik di rumah.

Hari ini kami menutup sesi ilmu yang diterima dengan snack box berisi pastel, risol mayo smoke beef telor, dan kue lapis pepe. Dan segelas protein soya yang lezat.

Isi snack box yang lezat. Foto milik Penulis.

Terima kasih Datuk Allan Wong, Datuk Stella Chin, Ibu Yusti Luhur, Ibu Winda dan Ibu Tantri beserta seluruh staf Melilea yang sudah mengundang kami dan memberi ilmu yang sangat berguna kepada kami. Juga untuk jamuan snacknya yang  lezat.

Foto bersama StarLadies selepas acara. Foto milik Penulis.

Semoga info kesehatan yang saya bagi kali ini bermanfaat bagi pembaca khususnya anak remaja  perempuan dan wanita. Bila ada yang ingin meralat atau menambahkan dengan senang hati akan menerima masukan.

(Belinda Kusumo)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s